GAMES-SUKI.COM
Situs Berita Game Terbaik

Saking Toxicnya, Komunitas Mobile legends Internasional keluhkan Player Indonesia!

0 69

games-suki ,Mobile legends merupakan permainan game MOBA yang mana pemain harus bekerja sama derngan pemain lainnya untuk memenangkan sebuah pertandingan. Dimana dalam bermain, pemain harus berkoordinasi satu sama lainnya agar bisa mendapatkan 1 kill kepada hero musuh. Namun, tak jarang dalam bermain game Mobile Legends tersebut, pemain lain malah menyerang teman satu teamnya yang “menurut mereka” telah melakukan kesalahan.

Hal inilah yang dialami oleh seorang player Mobile Legends yang melampiaskan kekesalannya di Reddit (Forum Luar negri yang notabene di banned di Indonesia) terkait dengan player – player Indonesia yang sangat toxic dalam bermain bahkan untuk teman satu teamnya sendiri. Dimana ia menjelaskan bahwa, ia di judge sebagai orang yang sok – sok an karena menggunakan bahasa Inggris dalam berkomunikasi dengan teman satu teamnya padahal ia sendiri merupakan pemain asal Singapura yang memang menggunakan bendera Singapura dan menggunakan bahasa Inggris sebagai salah satu bahasa ibu disana.

Ia juga menambahkan bahwa game Mobile legends sendiri bukan game Indonesia, sehingga pemain dari negara tersebut jangan serta merta berharap pemain lain bisa mengerti bahasa Indonesia. Ia menjelaskan bahwa 50 games yang dimainkannya di Mobile Legends, 99% orang yang menggunakan bendera Singapura merupakan orang Indonesia yang tidak mengetahui benderanya sendiri.

Disini, perlu diketahui bahwa orang Indonesia, dalam bermain Mobile Legends, sering kali menggunakan flag ataupun bendera yang bukanlah bendera Indonesia dalam bermain. Sehingga pemainnya sedikit kebingungan dengan bahasa yang harus digunakan. Namun, bukan berarti kita harus menjudge orang dan melontarkan kalimat toxic kepada orang lain yang menggunakan bahasa lainnya karena kita sendiri tidak mengerti bahasa tersebut.

Hal yang sama juga perlu diperhatikan ketika teman satu team kalian melakukan kesalahan, dan kalian seharusnya memberikan arahan kepada pemain tersebut dibandingkan memberikan kalimat ataupun kata toxic dan mengejudge mereka dalam bermain. Hal inilah yang membuat para pemain meninggalkan game tersebut, bahkan orang Indonesia sendiri yang notabene merupakan salah satu pemain terbanyak game tersebut. Sebenarnya gamenya sendiri tak melakukan kesalahan dan merupakan salah satu game yang cukup asik untuk dimainkan, namun komunitas toxicnya lah yang membuatnya sendiri dicap oleh pemainnya “SENDIRI” sebagai game bocah yang berisi orang tak berotak yang bisa bercuap tanpa skill.

Leave A Reply

Your email address will not be published.